Naura berusia sekitar 2 tahun, dia suka sekali meniru ayah dan ibunya, baik itu perkataan maupun perbuatan. Ketika ayahnya sholat dia meniru gerakan sholatnya, dengan gerakan sesuka hatinya. Ketika ayahnya membaca al quran, dia ikut duduk dipangkuannya dan mulai menjamah alquran tersebut, tetapi tidak untuk dibaca, baginya membolak balik halamanya, bermain kertas itu lebih menarik dan diusianya memang itulah yang bisa dia lakukan.
Ayah Naura tentu saja tidak mengizinkan hal tersebut, segera saja alquran tersebut diamankan, ditaruh ditempat yang aman agar tidak dirobek-robek atau diperlakukan tidak selayaknya oleh Naura. Hal ini tentu membuat Naura sedih dan kecewa, dia menangis. Apa yang diinginkanya tidak diperbolehkan oleh ayahnya
Kita juga kadang seperti balita berumur 2 tahun, kecewa ketika apa yang kita cita-citakan tidak tercapai. Ingin kaya, tetapi malah miskin, jauh dari kecukupan. Ingin punya pangkat namun hanya mentok jadi bawahan. Ingin mulia, apa daya cuma rakyat jelata yang dipandang hina.
Kita sudah memohon, berdoa dan berikhtiar agar kita didunia ini bisa kaya dan bergelimang harta, namun belum juga dikabulkan doa-doa kita itu, lantas muncul pertanyaan , kenapa?
Maka bersabarlah kawan, tunggulah hingga dirimu "dewasa" dan mengerti untuk apa semua hal yang kamu cita-citakan itu digunakan?
Bagi sang ayah, dia sangat mengharapkan sekali Naura bisa dekat dengan alquran, bisa membaca alquran, apalagi bisa hidup dengan mengamalkan alquran. Sungguh itulah yang dia harapkan, akan tetapi untuk saat ini Naura hanya bisa memeganya, mendengar ayahnya membacanya, dan sesekali ikut membolak balikan lembar halamanya. Kelak jika tiba masanya ayahnyalah yang akan berjuang dengan segenap cara untuk membuat hidup Naura bernafaskan alquran.
Sabtu, 10 Agustus 2013
Selasa, 02 Juli 2013
Prioritas & Pengisi Waktu
Sholat berjamaah rutin di Masjid disetiap waktu sholat, atau kerja?
Diantara dua pilihan itu yang manakah yang menjadi prioritas utama, adakah diantara kita yang menjadikan akhirat sebagai prioritas utama didalam kehidupanya, adakah diantara kita yang langsung ke masjid manakala adzan dikumandangkan?
Mungkin ada, tapi sedikit..seperti kisah berikut ini;
http://www.masuk-islam.com/kutinggalkan-daganganku-untuk-tepat-sholat-5-waktu.html
Subhanallah...
Diantara dua pilihan itu yang manakah yang menjadi prioritas utama, adakah diantara kita yang menjadikan akhirat sebagai prioritas utama didalam kehidupanya, adakah diantara kita yang langsung ke masjid manakala adzan dikumandangkan?
Mungkin ada, tapi sedikit..seperti kisah berikut ini;
http://www.masuk-islam.com/kutinggalkan-daganganku-untuk-tepat-sholat-5-waktu.html
Subhanallah...
Minggu, 23 Juni 2013
Catatan Teguh; Toko Sepi
Dengan nama Allah yang maha
pengasih lagi penyayang,
Segala puji bagi Allah SWT, tuhan semesta alam
Yang dengan begitu banyak cara
membimbing hambanya untuk bersyukur,
Karena memang manusia sering lupa akan
segala nikmat yang telah diterima
Menapaki hari – hari yang sepi
bukanlah hal yang menyenangkan bagi seorang penjaga toko (salesman), karena dia
punya tanggung jawab untuk melakukan penjualan. Tetapi berjualan ditoko adalah mutlak menunggu
dan hanya menunggu sampai ada para pembeli yang tergerak hatinya untuk singgah,
melihat lihat dan membeli. Dan yang menggerakan hati, membimbing dan membolak
balikan hati adalah yang agung, yang maha besar, Allah Azza wa Jalla
Diberi kesempatan untuk merasakan
bagaimana susahnya mendapatkan rupiah adalah gemblengan nyata untuk membentuk
seseorang menjadi lebih peka. Kembali merasakan getar getar syukur yang telah
hilang manakala sebelumnya hidup dalam kemudahan, yang menjadikanya tumpul,
lupa tentang besarnya nikmat yang selalu didapat disetiap saat hidupnya.
Tumpul itu bagai buta hati, tak
bisa lagi merasakan syahdunya rahmat dan kasih sayang Allah, yang pada akhirnya
memalingkan wajah kita hanya kepada dunia. Dan disaat kita telah mulai
terhanyut, hanya pertolongaNya sajalah yang bisa menyelamatkan kita,
beruntunglah kita yang masih ditegur, yang masih diingatkan, karena banyak yang
tersesat dan tidak mendapat hidayahNya.
Menjadi miskin bukanlah musibah
jika dengan miskin kita bisa kembali bersyukur, diuji dengan kesulitan juga bisa
sekaligus menjadi berkah karena setelah kesulitan tersebut hati kita kembali
menjadi tajam, kita terlahir kembali menjadi pribadi yang mukmin, dengan
keimanan yang lebih baik.
Bahkan baginda Rasulullah
Muhammad SAW juga hidup dalam kesederhanaan, jadi orang miskin belum tentu
lebih rendah derajatnya, karena derajat umat disisi Allah adalah berdasarkan
taqwanya.
Dan hari yang sepi bukanlah
kemiskinan, hanya Allah belum menggerakan hati para pembeli untuk datang dan
membeli. Mungkin saja hal ini adalah peringatan, karena kita yang lupa
bersyukur atas capaian penjualan dimasa yang lampau. Jika memang demikian
adanya lebih baik kita perbanyak syukur selagi masih diberi kesempatan. Jika
tidak bersyukur bukan tidak mungkin teguran Allah akan lebih keras dengan
menutup jalan rizqi kita sama sekali ( tokonya tutup ). Naudzubillah
Semoga Kau bimbing kami selalu
dijalanMu ya Allah, jadikanlah kami hambaMu yang pandai bersyukur
Terangkanlah sinar Iman dihati
kami, agar kami tidak tersesat dan selalu bisa melihat kebesaranMu
Semoga apa yang kami kerjakan ini
Engkau ridhoi ya Allah, amin
Balikpapan 23 Juni 2103
Teguh Ujianto
Balikpapan 23 Juni 2103
Teguh Ujianto
----------00----------
Sabtu, 25 Mei 2013
Pesta di Akhir
Minggu 26 Mey 2013 dini hari tadi Final UCL 2013 telah selesai dihelat, Bayern Munich keluar sebagai pemenang. Disepanjang jalanya pertandingan para suporter Borusia Dormunt begitu semangat mendukung, mereka ini tim yang tidak dijagokan tetapi punya kepercayaan tinggi yang luar biasa baik pemain, ataupun suporternya. Bayern sempat unggul terlebih dahulu dimenit ke 60 lewat gol Mario Mandzukic, namun dormunt bisa menyamakan kedudukan lewat Penalty Ilkay Gundogan menit 67.
Setelah penalty ini, menurut saya jalanya pertandingan agak aneh, kedudukan masih imbang 1-1, tetapi suasananya sudah seperti Dormunt yang memenangkan pertandingan, padahal masih ada 23 menit waktu normal yang tersisa dan lawan mereka adalah tim yang berhasil melibas Barcelona 7 gol tanpa balas disemifinal.
Dan benar saja, dimenit menit akhir Roben mncetak gol kemenangan untuk Bayern. 2-1 untuk kemenangan Bayern Munich. xixixi
Maaf yach, mudah-mudahan tahun depan lebih beruntung
Balikpapan Mey 2013
Teguh Ujianto
Setelah penalty ini, menurut saya jalanya pertandingan agak aneh, kedudukan masih imbang 1-1, tetapi suasananya sudah seperti Dormunt yang memenangkan pertandingan, padahal masih ada 23 menit waktu normal yang tersisa dan lawan mereka adalah tim yang berhasil melibas Barcelona 7 gol tanpa balas disemifinal.
Dan benar saja, dimenit menit akhir Roben mncetak gol kemenangan untuk Bayern. 2-1 untuk kemenangan Bayern Munich. xixixi
Maaf yach, mudah-mudahan tahun depan lebih beruntung
Balikpapan Mey 2013
Teguh Ujianto
Kamis, 28 Februari 2013
Berjuang!!
Mungkin kesanalah aliran kekhawatiran akan bermuara.
Tuhan yang begitu kuasa membolak balikan hati manusia terkadang menyisipkan rasa khawatir, cemas dan takut agar kita bangkit belajar mengalahkan rasa tersebut dan mulai berjuang.
Tuhan mencintai kita, tanpa kita minta Tuhan sudah mencukupi kebutuhan hidup kita. Air, tanah, udara, makanan, minuman, dan tempat tinggal.
jadi kalau kemudian ada perasaan khawatir dan cemas, itu pasti ada tujuanya. yakni agar kita bangkit berjuang, agar rasa tersebut hilang.
What i should scary off?
Berada dititik tertinggi, kemudian jatuh. Naik lagi lebih tinggi, jatuh lagi adalah putaran kehidupan yang memang harus dijalani. Sehingga kita harus mempersiapkan diri dengan meminta kesabaran jika nantinya yang kita hadapi adalah hal yang sulit, dan minta kemampuan untuk bersyukur jika nantinya yang kita hadapi adalah anugerah, dan semestinya pula kita haus bersyukur karena sudah sampai dititik inipun adalah sebuah anugerah dari Allah dengan melalui begitu banyak nikmat.
Jika kaya kita tidak bertanya kenapa bisa kaya, maka saat miskin janganlah bertanya mengapa bisa miskin, kenapa susah?
Kekurangan dan kelebihan mungkin adalah cobaan, dengan kekurangan kita diuji agar bersabar, dan dengan kelebihan kita diuji untuk bersyukur.
Jadi kesimpulanya, jika kurang dan lebih itu adalah mutlak kekuasaan Allah, maka untuk apa kita takut, apa yang harus kita takuti selain Allah? Karena Allah juga sudah memerintahkan kita untuk tenang, jiwa kita untuk tenang. Pastilah Allah punya jaminan untuk perintahNya tersebut.
Tetap berjuang dengan semangat Baru...
Balikpapan 1 Maret 2013
Teguh Ujianto
Tuhan yang begitu kuasa membolak balikan hati manusia terkadang menyisipkan rasa khawatir, cemas dan takut agar kita bangkit belajar mengalahkan rasa tersebut dan mulai berjuang.
Tuhan mencintai kita, tanpa kita minta Tuhan sudah mencukupi kebutuhan hidup kita. Air, tanah, udara, makanan, minuman, dan tempat tinggal.
jadi kalau kemudian ada perasaan khawatir dan cemas, itu pasti ada tujuanya. yakni agar kita bangkit berjuang, agar rasa tersebut hilang.
What i should scary off?
Berada dititik tertinggi, kemudian jatuh. Naik lagi lebih tinggi, jatuh lagi adalah putaran kehidupan yang memang harus dijalani. Sehingga kita harus mempersiapkan diri dengan meminta kesabaran jika nantinya yang kita hadapi adalah hal yang sulit, dan minta kemampuan untuk bersyukur jika nantinya yang kita hadapi adalah anugerah, dan semestinya pula kita haus bersyukur karena sudah sampai dititik inipun adalah sebuah anugerah dari Allah dengan melalui begitu banyak nikmat.
Jika kaya kita tidak bertanya kenapa bisa kaya, maka saat miskin janganlah bertanya mengapa bisa miskin, kenapa susah?
Kekurangan dan kelebihan mungkin adalah cobaan, dengan kekurangan kita diuji agar bersabar, dan dengan kelebihan kita diuji untuk bersyukur.
Jadi kesimpulanya, jika kurang dan lebih itu adalah mutlak kekuasaan Allah, maka untuk apa kita takut, apa yang harus kita takuti selain Allah? Karena Allah juga sudah memerintahkan kita untuk tenang, jiwa kita untuk tenang. Pastilah Allah punya jaminan untuk perintahNya tersebut.
Tetap berjuang dengan semangat Baru...
Balikpapan 1 Maret 2013
Teguh Ujianto
Kamis, 27 Desember 2012
Paimin & Paijo (P&P 2) ;
Mendadak Sopir Truck
Pengiriman mebel tadi sore agak berbeda dari pengiriman-pengiriman sebelumnya, karena selain kirim Paijo punya misi khusus untuk berdiplomasi dengan seorang customernya.
Sebut saja customernya Madam Saminem ( Madam S ), orang bule. Beliau ini merasa kurang puas dengan mebel pesananya yang terlihat berkabut ( mblawus ), dan minta agar semua mebel yang sudah dikirim ditarik semua untuk disemprot ulang, sebenarnya Paimin yang dulu bertugas menyerahterimakan mebel itu sudah menjelaskan, bahwa tidak ada yang salah dengan mebel pesanan Madam S tersebut, memang seperti itulah penampilan mebel dengan finishing bertop coat doff.
Tapi dasarnya sudah kecewa, penjelasan Paimin tidak bisa diterima, Madam S tetap minta mebelnya ditarik.
Paijo yang merasa kemampuan ngecap bahasa inggrisnya nya lebih baik, sedikit nyiyir dengan Paimin dan menganggap bahwa Paimin lah yang kurang bisa memberi penjelasan pada Madam S.
''kabeh ki karek pinter-pintere le ngomong to kang, wes ngko aku bae seng maju, mugo-mugo Madam S kiye biso ngerteni yen pancen mengkono kuwi benere"
" Aku wes njelaske yo Bredher, ming dasare wonge pancen wes ra gelem yo tetep ora gelem "
Paijo tetap bergeming, dia yakin jika dia yang turun gunung urusanya bakal lancar
Dan tadi sore misi diplomasi pun dijalankan, Paimin, Paijo & sang Driver Truck Paidi berangkat, begitu mereka sampai dilokasi dan bersua langsung dengan Madam S, paijo langsung beraksi.
‘’Gud afternoon Madam, How are you? I will explain to you how come the furniture look mBlawus..Paijo mengawali penjelasanya dengan Mantab, tetapi setelah beberapa kali menjelaskan jawaban Madam tetap sama “Could you please, semprot ulang ini barang and make sure no more fogs on the surface”
Dan Paijopun dengan muka lesu harus menjawab, “Yes Madam, we will refinish it..”
Gagal sudah Diplomasi Paijo, disepanjang jalan pulang Paimin tampak begitu puas menertawakan kegagalan Paijo ini ‘’ wes ra kacek, percuma le turun gunung mesone yo mbalik barange, ngono iku mending aku wae seng mangkat njipuk barange, haha..”
Paijo makin diam, dia malu sama Paimin karena sempat ngeyel & merasa lebih hebat dari Paimin sebelumnya. Paidi sambil menyetir juga ikut menertawakan kegagalan Paijo “ Kang Min, biasane yen wong gagal ki kudu dihukum, piye nek mampir es Klamud wae kang, ngko Paijo seng Mbayari’’
Paijo makin dongkol, sudah gagal malah dipaksa ntraktir . Tapi demi gengsinya sebagai sang Diplomat permintaan tersebut dia iyakan juga ‘’ Yowes, nek ming Es klamud wae tah aku iseh sanggup, dasare tanggal nom bar gajian, mandeko tuku, ngko aku seng mbayari’’
Disebuah lapak Es Klamud di tepi jalan arah pulang, truck berhenti. Dengan senyum renyah Paidi dan Paimin segera menyapa sang penjual Es yang ternyata teman satu club motornya Paidi.
Paijo ikut turun, tapi masih lesu. Selesai menikmati Es Klamud paijo makin lesu karena ternyata Paidi & Paimin masing masing nambah satu gelas. Sambil menggerutu dia menyerahkan beberapa lembar lima ribuan kepada sang penjual Es.
“Jo, gawanen truck-e..”
Paijo agak terkejut ketika Paidi menyerahkan kunci sambil memintanya yang jadi Sopir, tapi sekaligus menjadi bersemangat. Seumur umur dia belum pernah jadi Sopir Truck, kalau sekedar maju mundur diparkiran sih sering, tapi melaju dijalan memang belum pernah..“kesempatan langka nih..”
Walau agak grogi aksi Sopir dadakan inipun dimulainya, begitu naik ke Seat Driver Paijo mencoba mencari posisi duduk yang senyaman mungkin, handle Stir dipegangnya mantap..pastikan gigi netral dan cekikik cekikkik brummm….Truck Isuzu NHR 55 sukses dinyalakan..
Paidi sudah naik, mengambil posisi duduk ditengah, sementara Paimin di dekat pintu, Safety Belt sudah terpasang dan truck pun siap berangkat. Hand rem dilepas, kopling dinjak full sembari tuas prosneleng dimasukan ke posisi gigi satu, siap berangkat.
Ketika akan menyalakan sein , paijo salah menekan tuas, bukan sein yang menyala tapi wiper yang berayun ayun di kaca depan. “ lho, hehe..” Paidi & Paimin cekikikan
Sambil tersenyum Paijo melirik mencari tuas sein yang ternyata ada disebelah kanan bawah stir. Berangkat..
Disepanjang sisa perjalanan pulang itu Paijo sudah tidak lagi memikirkan kegagalanya, dia asyik menikmati pengalamnya menjadi sopir truck , kesempatan yang tidak semua orang bisa menikmatinya kakinya berusaha sehalus mungkin saat menginjak gas, berusaha sehalus mungkin saat oper gigi, semua dinikmatinya, menikmati sensasi ketegangan saat merayap dijalur padat Balikpapan, saat berbagi jalan dengan mobil dan motor yang terlihat pendek dari tempatnya mengemudi.
Paijo memang gagal menjadi diplomat, tapi dia sudah sukses; menjadi Sopir Truck, walupun cuma dadakan.
Teguh Ujianto
Pengiriman mebel tadi sore agak berbeda dari pengiriman-pengiriman sebelumnya, karena selain kirim Paijo punya misi khusus untuk berdiplomasi dengan seorang customernya.
Sebut saja customernya Madam Saminem ( Madam S ), orang bule. Beliau ini merasa kurang puas dengan mebel pesananya yang terlihat berkabut ( mblawus ), dan minta agar semua mebel yang sudah dikirim ditarik semua untuk disemprot ulang, sebenarnya Paimin yang dulu bertugas menyerahterimakan mebel itu sudah menjelaskan, bahwa tidak ada yang salah dengan mebel pesanan Madam S tersebut, memang seperti itulah penampilan mebel dengan finishing bertop coat doff.
Tapi dasarnya sudah kecewa, penjelasan Paimin tidak bisa diterima, Madam S tetap minta mebelnya ditarik.
Paijo yang merasa kemampuan ngecap bahasa inggrisnya nya lebih baik, sedikit nyiyir dengan Paimin dan menganggap bahwa Paimin lah yang kurang bisa memberi penjelasan pada Madam S.
''kabeh ki karek pinter-pintere le ngomong to kang, wes ngko aku bae seng maju, mugo-mugo Madam S kiye biso ngerteni yen pancen mengkono kuwi benere"
" Aku wes njelaske yo Bredher, ming dasare wonge pancen wes ra gelem yo tetep ora gelem "
Paijo tetap bergeming, dia yakin jika dia yang turun gunung urusanya bakal lancar
Dan tadi sore misi diplomasi pun dijalankan, Paimin, Paijo & sang Driver Truck Paidi berangkat, begitu mereka sampai dilokasi dan bersua langsung dengan Madam S, paijo langsung beraksi.
‘’Gud afternoon Madam, How are you? I will explain to you how come the furniture look mBlawus..Paijo mengawali penjelasanya dengan Mantab, tetapi setelah beberapa kali menjelaskan jawaban Madam tetap sama “Could you please, semprot ulang ini barang and make sure no more fogs on the surface”
Dan Paijopun dengan muka lesu harus menjawab, “Yes Madam, we will refinish it..”
Gagal sudah Diplomasi Paijo, disepanjang jalan pulang Paimin tampak begitu puas menertawakan kegagalan Paijo ini ‘’ wes ra kacek, percuma le turun gunung mesone yo mbalik barange, ngono iku mending aku wae seng mangkat njipuk barange, haha..”
Paijo makin diam, dia malu sama Paimin karena sempat ngeyel & merasa lebih hebat dari Paimin sebelumnya. Paidi sambil menyetir juga ikut menertawakan kegagalan Paijo “ Kang Min, biasane yen wong gagal ki kudu dihukum, piye nek mampir es Klamud wae kang, ngko Paijo seng Mbayari’’
Paijo makin dongkol, sudah gagal malah dipaksa ntraktir . Tapi demi gengsinya sebagai sang Diplomat permintaan tersebut dia iyakan juga ‘’ Yowes, nek ming Es klamud wae tah aku iseh sanggup, dasare tanggal nom bar gajian, mandeko tuku, ngko aku seng mbayari’’
Disebuah lapak Es Klamud di tepi jalan arah pulang, truck berhenti. Dengan senyum renyah Paidi dan Paimin segera menyapa sang penjual Es yang ternyata teman satu club motornya Paidi.
Paijo ikut turun, tapi masih lesu. Selesai menikmati Es Klamud paijo makin lesu karena ternyata Paidi & Paimin masing masing nambah satu gelas. Sambil menggerutu dia menyerahkan beberapa lembar lima ribuan kepada sang penjual Es.
“Jo, gawanen truck-e..”
Paijo agak terkejut ketika Paidi menyerahkan kunci sambil memintanya yang jadi Sopir, tapi sekaligus menjadi bersemangat. Seumur umur dia belum pernah jadi Sopir Truck, kalau sekedar maju mundur diparkiran sih sering, tapi melaju dijalan memang belum pernah..“kesempatan langka nih..”
Walau agak grogi aksi Sopir dadakan inipun dimulainya, begitu naik ke Seat Driver Paijo mencoba mencari posisi duduk yang senyaman mungkin, handle Stir dipegangnya mantap..pastikan gigi netral dan cekikik cekikkik brummm….Truck Isuzu NHR 55 sukses dinyalakan..
Paidi sudah naik, mengambil posisi duduk ditengah, sementara Paimin di dekat pintu, Safety Belt sudah terpasang dan truck pun siap berangkat. Hand rem dilepas, kopling dinjak full sembari tuas prosneleng dimasukan ke posisi gigi satu, siap berangkat.
Ketika akan menyalakan sein , paijo salah menekan tuas, bukan sein yang menyala tapi wiper yang berayun ayun di kaca depan. “ lho, hehe..” Paidi & Paimin cekikikan
Sambil tersenyum Paijo melirik mencari tuas sein yang ternyata ada disebelah kanan bawah stir. Berangkat..
Disepanjang sisa perjalanan pulang itu Paijo sudah tidak lagi memikirkan kegagalanya, dia asyik menikmati pengalamnya menjadi sopir truck , kesempatan yang tidak semua orang bisa menikmatinya kakinya berusaha sehalus mungkin saat menginjak gas, berusaha sehalus mungkin saat oper gigi, semua dinikmatinya, menikmati sensasi ketegangan saat merayap dijalur padat Balikpapan, saat berbagi jalan dengan mobil dan motor yang terlihat pendek dari tempatnya mengemudi.
Paijo memang gagal menjadi diplomat, tapi dia sudah sukses; menjadi Sopir Truck, walupun cuma dadakan.
Teguh Ujianto
Paimin & Paijo (P&P 1);
Ora Terus Terang
Sore-sore bubar mbegawe, Paimin lan Paijo ngadeg neng mburi toko panggone kerjo, sajake wong loro mau lagi do ndongeng babagan proyek pembangunan ruko ing sak sisihane toko, koyo mengkene dongengane;
Paimin; Jo, deloken tah ruko sebelah ku, elok yo wes dadi semono duwure
Paijo; Iyo kang, kabar seng aku krungu bakal untung besar iku seng nduwe
Paimin; Po iyo to, jare sopo iku?
Paijo; Iyo, jare Bose awake dewe kang, deke wes tekok langsung karo pemboronge, sampean reti ora, ruko sebrang dalan iku malah wes sold out..
Paimin; wah manteb iku..lha trus jare bose kapan tokone iki arep dibangun?mosok seprono seprene ra sido-sido digawe
Paijo; ora reti aku kang, lha wong ketoke bose malah arep ra sido mbangun kok, arep digawe ruko wae jare..
Paimin; Asline kenopo to kok ra sido mbangun ki? heran aku, kan wes ntek duwet akeh nggo mbayar desaine?
Paijo; Yo mboh kabeh kang, aku yo ra reti..mungkin duwite rung cukup kang
Wong loro banjur meneng sakududan, nek wes nyrempet bab duwet pancet wong loro mau ra iso omongan dowo-dowo, soale nduwene duwet yo mung cekak, bareng wes katek olehe mikir karo ulat temen Paimin banjur lanjut ngomong,
Paimin; Masalahe bose ki ra gelem terus terang kok
Paijo; Maksude?
Paijo durung mudeng maksud omongane Paimin seng koyo mengkene, tapi deke wes kroso nek Paimin iki arep nggluweh,
Paimin; Yo nek pancen dwete kurang, jane ngomong wae karo aku..
Paijo; Trus arep mok silihi ngono??
Paimin; Hehe..
Paijo; Sableng..!!
Hehehe, ampun dipaido nek ora lucu, nembe sadar nek nulis anggo boso jowo yo ternyata angel, malah sampe mbukak google translate gara-gara ra reti boso jowone ''tentang'', cekap semanten, mbok menawi lepat nyuwun pangapunten..
Otnaiju Huget*
Sore-sore bubar mbegawe, Paimin lan Paijo ngadeg neng mburi toko panggone kerjo, sajake wong loro mau lagi do ndongeng babagan proyek pembangunan ruko ing sak sisihane toko, koyo mengkene dongengane;
Paimin; Jo, deloken tah ruko sebelah ku, elok yo wes dadi semono duwure
Paijo; Iyo kang, kabar seng aku krungu bakal untung besar iku seng nduwe
Paimin; Po iyo to, jare sopo iku?
Paijo; Iyo, jare Bose awake dewe kang, deke wes tekok langsung karo pemboronge, sampean reti ora, ruko sebrang dalan iku malah wes sold out..
Paimin; wah manteb iku..lha trus jare bose kapan tokone iki arep dibangun?mosok seprono seprene ra sido-sido digawe
Paijo; ora reti aku kang, lha wong ketoke bose malah arep ra sido mbangun kok, arep digawe ruko wae jare..
Paimin; Asline kenopo to kok ra sido mbangun ki? heran aku, kan wes ntek duwet akeh nggo mbayar desaine?
Paijo; Yo mboh kabeh kang, aku yo ra reti..mungkin duwite rung cukup kang
Wong loro banjur meneng sakududan, nek wes nyrempet bab duwet pancet wong loro mau ra iso omongan dowo-dowo, soale nduwene duwet yo mung cekak, bareng wes katek olehe mikir karo ulat temen Paimin banjur lanjut ngomong,
Paimin; Masalahe bose ki ra gelem terus terang kok
Paijo; Maksude?
Paijo durung mudeng maksud omongane Paimin seng koyo mengkene, tapi deke wes kroso nek Paimin iki arep nggluweh,
Paimin; Yo nek pancen dwete kurang, jane ngomong wae karo aku..
Paijo; Trus arep mok silihi ngono??
Paimin; Hehe..
Paijo; Sableng..!!
Hehehe, ampun dipaido nek ora lucu, nembe sadar nek nulis anggo boso jowo yo ternyata angel, malah sampe mbukak google translate gara-gara ra reti boso jowone ''tentang'', cekap semanten, mbok menawi lepat nyuwun pangapunten..
Otnaiju Huget*
Langganan:
Postingan (Atom)